Cerita Inspirasi 47

Cerita Inspirasi berkaitan dengan diri sendiri

AJI KUSUMO WIBOWO

E24100101

LASKAR 20

Institut Pertanian Bogor atau biasa yang dikenal oleh orang kebnyakan adalah singkatannya,IPB.IPB merupakan salah satu institut terkemuka di nusantara. Mahasiswa dan mahasiswinya berasal dari segala penjuru nusantara,tidak hanya itu dari mancanegara pun ada pula yang melakukan study disini. IPB juga dikenal dengan sebutan kampus hijau,karena lingkungan kampus yang masih asri dan dikelilingi oleh pepohonan sehingga terkesan “hijau”.Selain sebutan kampus hijau,IPB juga mendapatkan julukan sebagai kampus “rakyat”. Kenapa demikian? Mungkin karena biaya pendidikan di IPB termasuk merakyat dalam artian tidak terlalu memberatkan masyarakat yang berada dalam kelas menengah kebawah.

Awalnya aku tidak terlalu peduli dengan julukan-julukan IPB yang seperti itu,bahkan aku tidak tahu sama sekali sebutan tersebut hingga aku menjadi mahasiswa disini. Semua berasal dari promosi kakak kelasku yang melanjutkan study di IPB ketika aku masih SMA. Aku berasal dari Bekasi,namun aku mengenyam pendidikan di SMA yang berada di daerah Jakarta,tepatnya di Jakarta Timur. Butuh waktu kira-kira dua jam perjalanan menggunakan mobil untuk bisa sampai di IPB,membuktikan jarak yang jauh dari tempat tinggal ku ke kampus IPB. Maka dari itu,tidak heran apabila aku tidak terlalu seluk beluk kampus IPB. Yang aku tahu hanyalah bahwa IPB adalah singkatan dari Institut Pertanian Bogor yang civitas akademiknya berkutat diseputar bidang pertanian,tidak kurang dan tidak lebih.

Itu semua berubah ketika kakak kelasku mempromosikan IPB kepadaku. Dia menjelaskan bahwa walaupun IPB singkatan dari Institut Pertanian Bogor,bukan berarti lulusan IPB hanya berkutat di lingkungan pertanian saja melainkan dapat melanjutkan kemana saja. Aku tidak paham,kenapa bisa seperti itu? Beliau pun menjelaskan bahwa dunia pekerjaan itu tidak hanya mencari orang yang pintar dalam hard skill namun juga pintar dalam soft skill. Apa itu hard skill dan soft skill? Hard skill merupakan kemampuan kita dalam bidang akademik sedangkan soft skill itu adalah kemampuan kita dalam mengolah potensi diri kita sendiri. Dalam pendidikan di IPB,mahasiswa dan mahasiswinya dididik untuk menjadi pintar dan cerdas. Semua potensi mahasiswanya digali dan dikembangkan,maka dari itu tidak heran apabila mahasiswa IPB sering meraih prestasi dalam bidang akademik maupun non akademik.

Kakak kelasku menceritakan prestasi-prestasi yang diraih mahasiswa IPB kepadaku dengan semangat,dia berusaha mempengaruhiku dan akupun terpengaruh olehnya. Pikiranku terbuka dan akupun bertekad untuk melanjutkan pendidikanku di Kampus hijau itu,IPB. Alhamdulillah,impian tersebut sekarang  telah terwujud, selanjutnya akan kukejar lagi impianku yang berikutnya, meraih prestasi,lulus tepat waktu, dan berkontribusi kepada ibu pertiwi. Semoga Allah meridhoi jalan kita semua sebagai penerus bangsa.

Cerita Inspirasi berkaitan dengan orang lain

AJI KUSUMO WIBOWO

E24100101

LASKAR 20

Andrea Hirata,sebuah nama yang mulai dikenal orang akhir-akhir ini. Melalui karyanya,novel  berjudul “Laskar  Pelangi” yang menceritakan masa kecilnya itu, Andrea Hirata berhasil membuat gebrakan baru kesusastraan Indonesia. Dengan gaya penulisan yang khas,membuat novelnya ini laris manis dipasaran.

Disamping gaya bahasanya yang unik, alur ceritanya pun sangat menarik untuk diikuti. Kesan dari pembaca yang telah membaca novelnya itu adalah mereka rata-rata menjadi terinspirasi  untuk lebih memahami seberapa penting sebuah pendidikan itu.” Novel yang sangat menginspirasi !” kata mereka.

Ikal, nama tokoh dari novelnya itu tidak lain adalah Andrea Hirata sendiri. Diceritakan bahw a,Ikal berasal dari Belitong dimana mata pencaharian rata-rata penduduknya adalah sebagai buruh timah. Diaberasal dari sebuah keluarga menengah kebawah. Ayahnya bekerja sebagai buruh timah dan ibunya sebagai ibu rumah tangga. Kehidupan keluarganya sangat sederhana. Ketika umurnya telah cukup,ayahnya menyekolahkan di skolah dasar Muhamadiyah. Sekolah yang terlihat seperti bukan sekolah karena gedung sekolah itu sangat memperihatinkan sekali.

Di sekolah itu, Ikal belajar banyak mengenai kehidupan. Teman-temannya menginspirasikan ia untuk berjuang untuk tetap melanjutkan sekolah hingga jenjang tertinggi. Diceritakan bahwa Ikal memiliki seorang sahabat yang bernama Lintang. Lintang merupakan anak paling cerdas dikelasnya. Saking cerdasnya, sampai-sampai Andrea Hirata menganggapnya sebagai “Newton ku”.

Lintang berasal dari keluarga yang lebih miskin daripada Ikal. Ayahnya bekerja sebagai seorang nelayan. Ayahnya lah yang sebagai tulang punggung keluarganya. Setiap pagi, Lintang harus mengendarai sepedanya melewati hutan dan rawa untuk sampai ke sekolah. Namun itu semua dijalaninya dengan hati senang karena ia sangat senang sekali menuntut ilmu.

Suatu ketika, ayah lintang meninggal dunia. Hal tersebutlah yang merenggut semua impian lintang. Lintang terpaksa harus putus sekolah karena harus menggantikan posisi ayahnya sebagai tulang punggung keluarga. Ikal sangat menyayangkan hal ini terjadi karena Ikal adalah seorang anak yang sangat cerdas. Kelak ia pasti bisa berkontribusi besar bagi negara. Ikal sangat ingin membantu sahabatnya itu, namun apa daya ia tidak mampu karena keluarganya juga hidup dengan pas-pasan. Ikal  pun berjanji bahwa ia tidak akan mensia-siakan kesempatannya dapat bersekolah.

Dapat diambil hikmah dari novel karangan Andrea Hirata yang berjudul Laskar Pelangi tersebut,kita menjadi tahu betapa besarnya nikmat kita yang dapat bersekolah. Merupakan berkah dari Allah yang patut disyukuri. Kita dapat lihat,betapa banyak orang yang terpaksa tidak dapat mengenyam pendidikan karena berbagai halangan. Betapa bodohnya orang-orang yang mempunyai kesempatan namun ia mensia-siakannya. Maka dari itu,teman-teman bersyukurlah kepada Allah karena rahmat dan karunianya kita diberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan. Tetap bersyukur dan jalani dengan sungguh-sungguh pendidikan yang kita sedang lakukan sekarang, agar kita tidak menjadi orang yang menyesal kemudian.

Comments